Museum Kereta Kraton Yogyakarta

Museum Kereta Kuda Kraton Yogyakarta
Keindahan dan kemahsyuran Kraton Yogyakarta sudah dikenal sampai ke penjuru dunia. Kraton yogyakarta adalah salah satu kraton di dunia yang masih memiliki aktifitas yang penting dalam kehidupan masyarakat. Salah satu kemahsyuran Kraton yogyakarta adalah keberadaan Museum Kereta Kuda di kompleks kraton ini. Museum Kereta Kuda Kraton Yogyakarta terletak di sebelah barat Daya kraton (di jalan Rotowijayan). dan menyimpan berbagai macam jenis kereta kuda tradisional yang melegenda.

(jetayu. foto:wikimapia.org)

Koleksi
Jumlah koleksi kereta yang ada di museum ini adalah 23 buah, yang masing-masing memiliki fungsi berbeda-beda. Kereta-kereta kuda yang ada di museum ini pada jaman dahulu merupakan alat transportasi utama kerajaan. Dan, pada saat ini sebagian sudah tidak digunakan lagi dan sebagian lain digunakan hanya pada saat tertentu saja (ketika ada acara adat).

Koleksi-koleksi kereta kuda tersebut adalah:
1. Kyai Jongwiyat
Dibuat di Den Haag Belanda tahun 1880, peninggalan HB (Sultan Hamengku Buwana VII) fungsinya untuk perang

2. Kyai Jolodoro
Dibuat Belanda tahun 1815, Peninggalan HB IV berfungsi untuk menemukan gadis

3.Kyai Roto Biru
Dibuat Belanda 1901, peninggalan HB VIII befungsi untuk pesiar keluarga kraton

4.Kyai Rejo Pawoko
Dibeli di belanda tahun 1901, peninggalan HB VIII, adalah kereta pesiar

(Landower Wisman: foto:superartikel.com)

5.Londower Ngabean
Peninggalan HB VIII, sebagai kereta pesiar. Suku cadang kereta ini berasal dari Belanda dan dirakit di Indonesia tahun 1901

6.Kus Sepuh
Peninggalan HB VIII, digunakan oleh putri kraton untuk pesiar juga untuk pengantin.

7.Kepulitin
Merupakan kereta patroli kraton, merupakan peninggalan HB VIII. Dirakit di Yogya tahun 1925

8.Premili
Peninggalan HB VIII, untuk menjemput dan mengantar penari kraton. Kereta kuda ini dirakit di semarang tahun 1921 dan onderdilnya dari Belanda

9.Kyai Mandro Juwolo
Dibeli di Inggris tahun 1825, peninggalan HB III dan digunakan oleh Pangeran Diponegoro

10.Kanjeng Nyai Jimad
Dibuat oleh Belanda tahun 1705. Digunakan untuk pelantikan Sultan mulai dari HB I – HB V. Kereta ini adalah kereta yang dikeramatkan dan dimandikan setiap tahun sekali. Masyarakat banyak yang berebut air yang digunakan untuk mencuci kereta Nyai Jimad.

(nyai Jimad: foto:jaladwara.blogspot.com)

11.Kyai Puspoko Manik
Berfungsi sebagai kereta pengiring pernikahan, dibuat di Amsterdam tahun 1901

12.Kus Gading
Kereta pesiar keluarga kraton, dibeli di Belanda tahun 1901, peninggalan HB VIII

13.Kyai Kutho Kaharjo
Dibeli di berlin dan berfungsi untuk pesiar menantu Sultan, peninggalan HB IX

14.Roto Praloyo
Dibeli di Yogya tahun 1983, peninggalan HB VIII. Merupakan kereta membawa jenazah sultan.

15.Kyai Manik Retno
Dibeli di Belanda tahun 1815, peninggalan HB IV, digunakan untuk pesiar sultan dan permaisuri.

16.Garuda Yeksa
Nama lainnya adalah kereta Kencana, dibuat oleh Belanda tahun 1861, peninggalan HB VI. Ditarik oelh 8 ekor kuda yang warna dan jenis kelaminnya sama. Kereta ini memiliki simbol Garuda yang terbuat dari emas 18 karat seberat 20kg. Dan desain ini digunakan oleh presiden sukarno untuk membuat Monas. Kereta ini digunakan untuk pelantikan Sultan.


(foto:wikimapia.org)

17.Kyai Wimono Putra
Ditarik 6 ekor kuda, dibuat Belanda tahun 1860, peninggalan HB VI. Digunakan untuk pelantikan putera Mahkota.

18.Kyai Harsunaba
Dibeli tahun 1870 dibuat Belanda, peninggalan HB VI, untuk kendaraan sehari-hari.

19.Landower
Dibeli di Belanda tahun 1901 (HB VIII), untuk mengantar tamu-tamu negara

(foto:pangeainfo.blogspot.com)

20.Landower Surabaya
Kereta buatan Swiss untuk penyuluhan pertanian di Surabaya. Dipesan HB VII dan baru jadi pada masa HB VIII

21.Kyai Jetayu
Dibeli di Yogya tahun 1931 (HB VIII) untuk alat transportasi putra-putri kraton yang masih remaja. Kusirnya naik di atas kuda

22.Landower Wisman
Dibeli di Belanda tahun 1901 (HB VIII) berfungsi untuk penyuluhan pertanian

23.Kyai Notopura
Peninggalan HB VII, dibeli di Belanda tahun 1870, untuk panglima besar dalam pertempuran.

(foto:flafea.wordpress.com)

Tiket: (per Januari 2015)
-Tiket masuk:  Rp.6000/orang (termasuk kamera)
-Pemandu wisata Rp. 20.000

Demikian daftar kereta kuda di museum Kereta Kraton. Kereta-kereta tersebut sudah tua namun sampai saat ini masih berfungsi dengan baik.
riset oleh:M.B. Astuti

Wisata Sekitar Museum Kereta:
1. Kraton Yogyakarta
2. Tamansari: Istana Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>